• Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami
TAKtik
Advertisement
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
TAKtik
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Seriuskah Bupati Cellica Menutup Pabrik Kertas Itu?

2nearly4u1970 by 2nearly4u1970
Mei 18, 2018
in Peristiwa
0
Seriuskah Bupati Cellica Menutup Pabrik Kertas Itu?

KARAWANG, TAKtik – Di tengah rencana klarifikasi dari tim teknis Pindo Deli II di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang, lagi-lagi warga yang tinggal di sekitar pabrik ini terpaksa harus dievakuasi ke rumah sakit setelah menghirup udara beracun.

Bupati Cellica Nurrachadiana langsung turun tangan menutup total pabrik kertas tersebut yang berlokasi di Desa Kutamakmur, Kecamatan Ciampel, terhitung sejak Jum’at dinihari (18/5/2018). Dalam peristiwa Kamis malam (17/5/2018), ada 43 warga di desa ini mengalami keracunan gas dari udara.

“Keracunan akibat gas pabrik itu sudah sangat keterlaluan. Hingga sekarang sudah empat kali terjadi keracunan massal. Peristiwa terakhir menimpa 43 warga Kutamakmur, Kamis malam tadi,” kesal Cellica.

Oleh karenanya, Cellica katakan, Pemkab Karawang mengambil langkah tegas sebelum jatuh korban jiwa. Yaitu dengan menutup sementara pabrik yang memproduksi caustic soda itu hingga polisi dan tim auditor independen selesai melakukan berita acara pemeriksaan (BAP).

“Apabila pabrik itu dibiarkan beroperasi sambil menunggu BAP rampung, dikhawatirkan peristiwa keracunan akan terus terjadi. Pasalnya, kondisi pabrik terlihat sudah sangat memperhatinkan. Di lihat secara kasat mata saja, ada di antara komponen pabrik yang tak layak pakai,’ sebut Cellica.

Dari 43 warga sekitar pabrik yang keracunan, 33 orang di antaranya dilarikan ke RS Delima Asih, dan10 warga lainnya dibawa ke RS Rosela. Data yang berhasil dihimpun koresponden TAKtik menyebutkan, para korban keracunan gas itu juga di dalamnya terdapat anak-anak. (tim/tik)

Previous Post

Alasan Tak Punya Duit buat Mudik, Malah Nyuri di Siang Bolong

Next Post

Inikah Sanksi untuk Pindo Deli II?

2nearly4u1970

2nearly4u1970

Next Post
Inikah Sanksi untuk Pindo Deli II?

Inikah Sanksi untuk Pindo Deli II?

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026
APBD Perubahan 2026 : Angka Belanja Barang dan Jasa Ditambah Rp 38,7 Milyar. Bagaimana dengan Pendapatan?

APBD Perubahan 2026 : Angka Belanja Barang dan Jasa Ditambah Rp 38,7 Milyar. Bagaimana dengan Pendapatan?

Oktober 1, 2026

Recent News

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026
APBD Perubahan 2026 : Angka Belanja Barang dan Jasa Ditambah Rp 38,7 Milyar. Bagaimana dengan Pendapatan?

APBD Perubahan 2026 : Angka Belanja Barang dan Jasa Ditambah Rp 38,7 Milyar. Bagaimana dengan Pendapatan?

Oktober 1, 2026

Follow Us

  • Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami

© 2023 TAKtik

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis

© 2023 TAKtik