KARAWANG, TAKtik – Ikut melayani pemudik yang melintasi jalur non tol, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Karawang telah menerjunkan jajarannya dengan membuka posko di 10 titik rute yang dilalui.
Posko Mudik-Balik yang disiapkan itu, kata Kepala Kantor Kemenag H. Sopian, fokus di masjid-masjid. Yaitu, melayani pemudik untuk menunaikan ibadah sholat sambil beristrirahat. “Posko ini baru kami launching hari Minggu sore, 23 Maret 2025,” ujarnya.
Selain melayani kebutuhan ibadah bagi pemudik, seperti sarung dan mukena, jajarannya juga menyiapkan takjil buat pemudik yang pada saat istirahat di poskonya bersamaan waktu berbuka puasa.
“Alhamdulillah di bulan suci Ramadhan tahun ini kami bisa ikut berpartisipasi membantu pemudik yang sedang dalam perjalanan menuju kampung halaman mereka masing-masing jelang Hari Raya Idul Fitri 1446 hijriyah,” tutur Sopian.
Tidak hanya selama arus mudik berlangsung, sambung Sopian, posko tersebut juga melayani pemudik hingga kembali ke daerah tempat mereka bekerja atau sampai arus balik. Maka posko-nya dinamai Posko Mudik-Balik.
Di antara titik posko yang dibangun Kantor Kemenag Karawang, sebut Sopian, di antaranya titik pertama di Masjid Jami An-Nur atau yang dikenal dengan masjid Aliandro, di Tanjungmekar, Jalan Lingkar Tanjung Pura-Klari.
Titik lainnya, Masjid Darul Falah di Jalan Cariu, Pangulah Utara, Kota Baru. Dengan tagline ‘Mudik Aman, Keluarga Nyaman’, Sopian berharap, kontribusinya dapat memberikan pelayanan terbaik kepada para pemudik dan keluarganya.
“Keselamatan di jalan selama mereka mengendarai kendaraannya tentu butuh konsentrasi penuh dengan menjaga kebugaran tubuh. Maka ketika apa yang mereka butuhkan di setiap titik rute perjalanan, di antaranya kami menyiapkan sarana itu sesuai tugas dan fungsi Kemenag,” tandas Sopian. (tik)