KARAWANG, TAKtik – Beredar kabar bahwa usai lebaran akan ada rotasi/mutasi pejabat di lingkungan Pemkab Karawang. Permohonan izin terkait ini, kabarnya pula, sudah diajukan ke Kemendagri.
Kendati belum bersedia memberikan keterangan rinci mengenai hal ini, Sekretaris BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia) Karawang Gery S. Samrodi tidak membantah terhadap kabar akan ada mutasi setelah Hari Raya Idul Fitri 1446 hijriah.
Kata Gery, beberapa waktu lalu, ada mekanisme yang sedang ditempuh sebagaimana aturan dan ketentuannya. Hanya saja, Gery enggan secara terbuka sampai di mana langkah itu diproses BKPSDM bersama dengan tim lainnya di Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan).
Soal waktu, Gery sendiri tidak bisa memastikannya. Dia seringkali menyebut, mutasi atau rotasi hal biasa. Dinyatakannya bahwa saat ini jenjang karir ASN ditentukan berdasarkan talent pool, terutama yang naik eselon adalah ASN yang masuk box talenta serta mengikuti uji kompetensi.
Isu yang terdengar TAKtik bahwa “bidikan” mutasi edisi perdana paska Pilkada 2024 adalah “membersihkan” ASN yang “tidak loyal” pada pilihan politik pasangan calon terpilih di pilkada tahun kemarin itu. Benar atau tidaknya isu ini, TAKtik sendiri belum memperoleh keterangan resmi dari pihak berkompeten.
Namun di kalangan ASN sendiri ada yang mengakui telah mendengar isu tersebut. “Ya kalau pun isu itu nanti faktanya demikian, kita (kami) sebagai ASN harus terima sebagai konsekwensi tugas Negara. Tapi kalau dikaitkan dengan politik pilkada, kita mah kan diminta wajib netral,” ujarnya sambil meminta identitasnya tidak ditulis. (tik)