• Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami
TAKtik
Advertisement
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
TAKtik
No Result
View All Result
Home Headline

7 Jiwa di 2 Rumah di Leuwisisir Terancam Hanyut Tergerus Erosi Sungai Cibeet. BBWS Diam? Pemprov Jabar Cuek?

Redaksi Taktik by Redaksi Taktik
Februari 4, 2026
in Headline
0
7 Jiwa di 2 Rumah di Leuwisisir Terancam Hanyut Tergerus Erosi Sungai Cibeet. BBWS Diam? Pemprov Jabar Cuek?

KARAWANG, TAKtik – Dua rumah yang dihuni 7 orang jiwa di Dusun Leuwisisir, Desa Mekarmulya, Kecamatan Telukjambe Barat posisi berdirinya hanya tinggal 1 meteran dari jurang Sungai Cibeet.

“Kalau tinggi dan deras air Cibeet kembali seperti kemarin, saya gak yakin kalau rumah ini tidak terbawa longsor. Makanya saya sekarang sebenarnya mulai takut, khawatir tiba-tiba rumah ini roboh dan hanyut,” ujar Taryadi (60) yang menghuni rumah tersebut, Rabu siang (4/2/2026).

Bebernya, sebelum air Sungai Cibeet meluap hingga banjir besar melanda perkampungannya, rumah yang ditinggalinya itu masih cukup jauh dari bibir sungai besar ini. Walau pun jalan cor akses utama antar kampung di samping rumah Taryadi sudah ambrol tergerus derasnya air Sungai Cibeet.

“Tidak ada cara lain selain pindah. Kebetulan ada tanah karuhun (leluhur) yang bisa dimanfaatkan tapi tidak bisa dimiliki. Cuma gak tahu harus bagaimana bangunnya karena tak punya duit. Tetap di sini pun sekarang mah ngeri,” lirih Taryadi.

Banjir yang melanda 7 dusun di wilayah Desa Mekarmulya yang merendam 278 rumah warga pada pekan terakhir Januari 2026, kata Kades Dalim Rudyansah, tertinggi mencapai 1,5 meter. Luapan air Sungai Cibeet yang masuk area permukiman di desanya itu kembali menimbulkan erosi.

Alhasil, jalan akses satu-satunya dari dan ke Dusun Mujiah terancam terputus. “Jika tidak segera diturap bibir tanggul Cibeet-nya saya yakin warga Mujiah terisolir, karena gak ada lagi jalan akses. Sudah diajukan ke BBWS maupun ke Pemprov Jabar sejak Oktober 2025, sampai sekarang belum ada respon,” ungkap Dalim.

Dikonfirmasi melalui rekaman video kondisi ril di Mekarmulya itu, Bupati Aep Syaepuloh menyatakan bahwa pihaknya sudah mengajukan perbaikan tanggul Sungai Cibeet tersebut. Hanya saja tidak merinci apakah hanya ke BBWS atau tembus langsung ke Kementerian Pekerjaan Umum, termasuk tidak menyebutkan waktu pengajuannya. (tik)

Previous Post

Dua Pekan Lebih Aktivitas Ekonomi Warga Terdampak Banjir Lumpuh, Bagaimana Cara Mereka Dapat Duit?

Redaksi Taktik

Redaksi Taktik

  • Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami

© 2023 TAKtik

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis

© 2023 TAKtik