KARAWANG, TAKtik – Di antara jamaah umroh asal Karawang yang saat ini sedang berada di tanah suci Makkah, yakni Evie Ratna Dewi mengabarkan bahwa dirinya bersama jamaah lain sedang dalam kondisi aman dan baik-baik saja.
Kabar itu ia sampaikan melalui WhatsApp kepada TAKtik, Senin lalu, 2 Maret 2026. Katanya, kabar mengenai serangan Israel dan AS ke Iran sejak akhir pekan kemarin sempat membuat dirinya dan jamaah lain panik. Namun tak lama kemudian kembali tenang.
“Semoga dunia ini aman,” ujar Evie di antara pesan dan do’a singkat itu. Sang dokter umum yang pernah aktif di Partai Demokrat ini berangkat umroh tanggal 25 Februari 2026. Ia berencana menikmati Ramadhan 1447 hijriyah di tanah suci sampai Hari Raya Idul Fitri.
Sementara kabar lain yang katanya ada jamaah umroh asal Indonesia yang belum bisa terbang kembali ke tanah air karena beberapa maskapai menunda jadwal penerbangan akibat perang tersebut, pihak terkait di sini belum mendapatkan kabar resmi terkait hal itu, terutama jamaah umroh dari Karawang.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Karawang Rojak mengaku masih menelusuri kemungkinan adanya jamaah umrah asal Karawang yang terjebak di kawasan Timur Tengah akibat eskalasi perang yang terus meningkat. Pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kondisi dan keselamatan jamaah.
Di antaranya melalui Ketua Forum Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) di Karawang. “Info yang dibutuhkan.adalah tentang ada tidaknya jamaah yang terdampak langsung oleh konflik tersebut. Kami sedang mencari tahu lewat ketua forum PPIU. Sampai sekarang belum dapat info,” ujarnya.
Selain itu, Rojak mengimbau semua penyelanggara perjalanan umrah di Karawang menunda pemberangkatan jamaahnya ke Tanah Suci. Alasannya, menjaga keselamatan akibat terjadi perang terbuka antara Israil dengan Iran sebagaimana arahan Wamen Haji dan Umroh. (ktr/tik)
