• Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami
TAKtik
Advertisement
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
TAKtik
No Result
View All Result
Home Bisnis

Pelamar Calon Direksi PDAM Tirta Tarum Karawang Banyak dari Luar Daerah. Bagaimana Sikap Bupati?

2nearly4u1970 by 2nearly4u1970
November 30, 2017
in Bisnis
0
Pelamar Calon Direksi PDAM Tirta Tarum Karawang Banyak dari Luar Daerah. Bagaimana Sikap Bupati?

KARAWANG, TAKtik – Ternyata peminat untuk menjadi Direksi PDAM Tirta Tarum Karawang datang dari luar daerah. Hingga Kamis (30/11/2017), sudah 7 orang mengirimkan lamarannya yang berasal dari Jogjakarta, Cilacap, Indramayu, Banten, bahkan Jakarta.

Keterangan yang disampaikan salah seorang Panitia Seleksi (Pansel), Herry Heryadi, dari ketujuh pelamar tersebut dua orang di antaranya melamar untuk dua jabatan. Hanya tidak disebutkan, apakah buat posisi direktur utama, direktur teknis, atau direktur umum.

“Itu bisa dilihat berdasarkan kode surat yang tercamtum di luar amplop lamaran. Karena buat memastikan pemenuhan syarat administrasinya, semua berkas pelamar belum kita buka sebelum berakhirnya penerimaan pendaftaran pada tanggal 4 Desember 2017,” jelas Herry.

Sedangkan peminat dari internal PDAM Tirta Tarum, Herry baru mendapat kabar bakal ada 8 orang yang mau ikut melamar. Menurutnya, itu tidak termasuk incumbent. Karena bagi Tatang Asmar yang sekarang menjabat Direktur Umum, Herry menyebut, terganjal usia sebagaimana syarat yang ditentukan.

“Kalau Yogie Patriana Alsyah (Plt Dirut), saya sendiri belum tahu masih mau ikut atau tidak,” jawab Herry saat ditanya kemungkinan Yogie kembali ikut melamar pada jabatan yang sama maupun di posisi lainnya. Termasuk ketika ditanya lagi soal kemungkinan lain bakal ada intervensi dari bupati selaku owner PDAM dalam menentukan calon yang ‘disukainya’, Herry enggan menjawab.

Ia hanya menjelaskan, tim ahli dalam proses seleksi calon direksi ini sudah memberikan sinyal kesiapannya untuk pelaksanaan fit and proper test yang dijadwalkan tanggal 15 hingga 16 Desember 2017. “Tim Ahli yang kita libatkan dari Unsika, Unpad, BP SPAMS (Badan Pengelola Sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi), serta dari Gunung Jati Cirebon,” urainya. (tik)

Previous Post

Komisi C DPRD Ingatkan DLHK Periksa Dokumen Lingkungan Pertambangan

Next Post

Ada ‘Restu Jadi’ Calon Kadishub?

2nearly4u1970

2nearly4u1970

Next Post
Ada ‘Restu Jadi’ Calon Kadishub?

Ada 'Restu Jadi' Calon Kadishub?

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026
APBD Perubahan 2026 : Angka Belanja Barang dan Jasa Ditambah Rp 38,7 Milyar. Bagaimana dengan Pendapatan?

APBD Perubahan 2026 : Angka Belanja Barang dan Jasa Ditambah Rp 38,7 Milyar. Bagaimana dengan Pendapatan?

Oktober 1, 2026

Recent News

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026
APBD Perubahan 2026 : Angka Belanja Barang dan Jasa Ditambah Rp 38,7 Milyar. Bagaimana dengan Pendapatan?

APBD Perubahan 2026 : Angka Belanja Barang dan Jasa Ditambah Rp 38,7 Milyar. Bagaimana dengan Pendapatan?

Oktober 1, 2026

Follow Us

  • Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami

© 2023 TAKtik

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis

© 2023 TAKtik