KARAWANG, TAKtik – KADIN (Kamar Dagang dan Industri) Indonesia segera akan membentuk tim rekonsiliasi untuk menyelesaikan dualisme organisasi ini sejak Muprov Jabar VIII hingga berlanjut di Karawang.
Nizar Sungkar mengabarkan itu setelah dirinya mendatangi KADIN Indonesia ke Jakarta, Selasa sore, 14 April 2026. “Saya diundang resmi untuk menghadap ke KADIN Indonesia dari jam 14.00 hingga jelang maghrib barusan,” ungkapnya kepada TAKtik by phone.
Kata Nizar lagi, dalam pertemuan dengan pengurus KADIN Indonesia tersebut, ia diterima di antaranya oleh Waketum Koordinator Bidang Hukum dan HAM Azis Syamsudin. Syarat yang diajukannya jika KADIN Jawa Barat mau direkonsiliasi antara kubu dirinya dengan kubu AlmerFaiq Rusydi harus menjunjung tinggi keadilan.
“Yaitu hapus dulu SK Almer. Kalau tidak, saya mending dikalahkan di Pengadilan saja. Selama tiga jam lebih saya di KADIN Indonesia, dan banyak hal terkait kondisi KADIN Jabar yang saya sampaikan. Kesimpulannya, mereka sepakat akan segera membentuk tim rekonsiliasi. Formulasinya seperti apa, ya kita tunggu,” tandas Nizar.
Mengenai rencana Mukab VIII KADIN Karawang di bawah kendali kubunya, Nizar nyatakan tetap berjalan sebagaimana yang telah diagendakan. Yakni, 15 April 2026 di Resinda Hotel.
Di hari yang bersamaan, KADIN Karawang di bawah kubu Almer pun telah memantapkan diri dengan segala tahapan yang telah dilaluinya menuju Mukab VIII di Mercure Hotel. (tik)
