KARAWANG, TAKtik – Kendati tidak ada dinamika yang membuat suhu politik di internal memanas, tapi entah pertimbangan apa, pembukaan acara seremonial Musda Golkar Karawang tertutup untuk jurnalis.
Para pemburu berita hanya diperkenankan mengambil gambar sebelum acara seremonial tersebut dimulai. Beberapa petugas keamanan, layaknya bodyguard, berseragam PD. AMPG Jawa Barat yang meminta jurnalis keluar dari ruangan acara itu.
Dikonfirmasi TAKtik via WhatsApp kepada Panitia Penyelenggara Musda ke : 11 Partai Golkar Karawang, Timi Nurjaman malah balik bertanya, siapa yang melarang liputan pembukaan musda di hotel SwissBelInn itu.
Namun Asep Syarifudin alias IB malah mengatatakan cukup perwakilan dari kaum jurnalis yang boleh masuk meliput. Walau pada kenyataannya, para “bodyguard” tetap menutup pintu aula acara rapat-rapat, kecuali hanya yang berseragam Golkar bebas keluar masuk.
Tidak ada yang memberikan alasan apapun terkait sulitnya jurnalis meliput bagaimana acara seremonial pembukaan Musda Golkar Karawang digelar. Adakah yang mesti disembunyikan? Sedangkan kandidat calon Ketua DPD Partai Golkar Karawang periode 2025-2030 hanya tunggal, yaitu Abdul Azis.
Kondisi yang tidak kondusif bagi pewarta, terpaksa TAKtik pun angkat kaki dari kegiatan musda itu. Dengan pertimbangan, tak ada lagi ruang untuk mendapatkan berita terbaik dari forum Golkar ini. Apalagi, keberadaan kursi dan meja di ruang tunggu di luar ballroom pun tak dibolehkan diisi dengan alasan akan dijadikan tempat istirahat petinggi Golkar. (tik)



