• Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami
TAKtik
Advertisement
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
TAKtik
No Result
View All Result
Home Headline

Kepala DLHK Karawang Wawan Setiawan : Di Revisi Perda RTRW Pasti Ada KLHS

Redaksi Taktik by Redaksi Taktik
September 6, 2022
in Headline
0

KARAWANG, TAKtik – Kepala DLHK (Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan) Karawang, Wawan Setiawan, memastikan bahwa revisi Perda RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) tidak akan bertentangan dengan kaidah-kaidah lingkungan.

“Kalau draft revisi Perda RTRW yang pada tanggal 1 September 2022 kemarin itu ada yang bilang belum ada KLHS-nya (Kajian Lingkungan Hidup Strategis), ya itu karena baru sebatas draft. Justru di konsultasi publik lah poin per poin dibahas oleh tim ahli yang kami datangkan dari ITB,” jelas Wawan, Selasa petang (6/9/2022).

Hanya saja, sambung Wawan, rencana tersebut tidak dapat dilangsungkan hari itu (Kamis, 1 September 2022) setelah menuai protes dari kalangan aktivis dan masyarakat. Dia pertegas, perubahan tata ruang pihaknya punya kewajiban memberikan batasan-batasan sesuai Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Selain Permen LH Nomor 46 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Kajian Lingkungan Hidup Strategis. “Di RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) saja sebagai pengejawantahan visi misi bupati-wakil bupati wajib dibuatkan KLHS-nya, apalagi ini di perubahan RTRW,” bebernya.

Dasar dari revisi perda ini pun, Wawan tegaskan, adalah adanya PSN (Proyek Strategis Nasional). “Kita di daerah juga membuat kajian. Misalnya, bagaimana melakukan antisipasi jika jalur Kereta Api Cepat atau Tol Jakarta-Cikampek II atau PSN lainnya menabrak kars. Ini yang harus kita minimalisir dampak-dampak lingkungannya. Maka itu, ini tugas tim ahli yang kami turunkan,” tandasnya.

Wawan kemukakan lagi, sebelum selesai KLHS, aturannya (revisi Perda RTRW) tidak bisa diundangkan. Sebab KLHS ini harus paralel satu sama lain. Oleh karenanya, Wawan beralasan, tim ahli atau konsultan yang dipercayakan melakukan kajian adalah mereka yang sebelumnya telah melakukan kajian serupa dalam revisi Perda RTRW Jawa Barat. (tim/tik)

Previous Post

Belum Ada KLHS di Draft Revisi Perda Tata Ruang Karawang?

Next Post

PKS Karawang Turut Bersuara : Harga BBM Naik, Tidak Tepat !

Redaksi Taktik

Redaksi Taktik

Next Post

PKS Karawang Turut Bersuara : Harga BBM Naik, Tidak Tepat !

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Oktober 19, 2026
Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026

Recent News

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Oktober 19, 2026
Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026

Follow Us

  • Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami

© 2023 TAKtik

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis

© 2023 TAKtik