• Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami
TAKtik
Advertisement
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
TAKtik
No Result
View All Result
Home Headline

Sekda Acep Jamhuri : SKPD yang Lamban Realisasikan Anggarannya Akan Dievaluasi. Seriuskah?

Redaksi Taktik by Redaksi Taktik
Juli 26, 2023
in Headline
0
Sekda Acep Jamhuri : SKPD yang Lamban Realisasikan Anggarannya Akan Dievaluasi. Seriuskah?

KARAWANG, TAKtik – Sekda Pemkab Karawang Acep Jamhuri menyatakan bahwa SKPD (Satuan Kerja Pemerintah Daerah) yang lamban dalam merealisasikan belanja pembangunan akan dievaluasi.

Pernyataan sekda yang juga ketua TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) itu menanggapi pemberitaan TAKtik mengenai realisasi belanja per SKPD yang hingga pertengahan tahun anggaran 2023 masih di bawah 50 persen.

“Nanti dievaluasi, mana yang prosesnya cepat, mana yang lamban. Itu semua kita lihat. Sistem penganggarannya juga dievaluasi bersamaan pembahasan RAPBD Perubahan 2023,” kata Acep atau nama panggilan akrabnya Ajam.

Penjelasan Ajam tersebut usai dirinya menghadiri rapat paripurna DPRD Karawang tentang pergantian antar waktu dari Meitri Citra Wardhani kepada Iyat Sugiatna karena yang bersangkutan pindah parpol dari sebelumnya di Partai Hanura, Rabu (26/7/2023).

Ajam beralasan, kelambanan SKPD dalam merealisasikan amanat APBD tersebut karena untuk pengadaan barang dan jasa ada proses yang harus dilalui, terutama proyek yang dilelangkan atau proyek yang dikontraktualkan.

“Yang kontraktual sebenarnya memang sedang berproses, selain ada juga yang sedang dalam pengerjaan. Problemnya, kegiatan yang sifatnya kontraktual memerlukan perencanaan,” jelas Ajam lagi.

Semua kegiatan, termasuk yang di luar non kontraktual, sambung Ajam, biasanya puncak pelaksanaannya ada di bulan September dan Oktober. “Ketika mau perubahan (APBD Perubahan), saya yakin realisasi (penyerapan anggaran) lebih bagus lagi,” tandasnya. (tik)

Previous Post

Belanja Pembangunan yang Ditunggu Masyarakat Masih di Bawah 50 Persen? Apa Kabar Cellica-Aep?!

Next Post

Ada Apa di Balik Aksi-aksi SEPETAK Persoalkan “Klaim” Tanah Kehutanan di Karawang?

Redaksi Taktik

Redaksi Taktik

Next Post
Ada Apa di Balik Aksi-aksi SEPETAK Persoalkan “Klaim” Tanah Kehutanan di Karawang?

Ada Apa di Balik Aksi-aksi SEPETAK Persoalkan "Klaim" Tanah Kehutanan di Karawang?

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Oktober 19, 2026
Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026

Recent News

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Oktober 19, 2026
Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026

Follow Us

  • Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami

© 2023 TAKtik

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis

© 2023 TAKtik