• Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami
TAKtik
Advertisement
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
TAKtik
No Result
View All Result
Home Headline

Akibat Terlalu Sering Terendam Banjir? Rutilahu di Karangligar Jebol dan Roboh?

Redaksi Taktik by Redaksi Taktik
Maret 3, 2025
in Headline
0
Akibat Terlalu Sering Terendam Banjir? Rutilahu di Karangligar Jebol dan Roboh?

KARAWANG, TAKtik – Pulang dari pengungsian, pasangan suami istri Junaedi (60) dan Yati (55) mendapati rumah tinggalnya sudah roboh.

Rumah kecil seluas 5 X 7 meter persegi itu dinding GRC-nya jebol akibat tiang bangunan mulai rapuh dan tak sanggup menahan beban. Apalagi sejak dibangun tahun 2012 sudah puluhan kali terendam banjir tahunan.

“Rumah ini dibangun oleh Pemkab Karawang melalui Dinas PRKP dalam program rutilahu. Mungkin karena terlalu sering terendam banjir, ya akhirnya roboh sendiri,” kata Ketua RT setempat Engkan, Senin sore (3/3/2025).

Kini, Yati bersama suami dan anaknya masih bingung mencari tempat berlindung. Untuk sementara ia mencoba merapihkan sisa ruangan yang masih bisa ditempati, minimal bisa buat tidur.

“Selama banjir melanda, kami sekeluarga mengungsi ke rumah saudara di wilayah Bekasi. Tadinya belum mau pulang dulu karena di tempat pengungsian sedang musim panen padi. Rencananya mau ikut buruh potong padi buat bekal lebaran,” ungkap Yati.

Namun setelah mendapat kabar dari tetangga jika rumah tinggalnya roboh. Terpaksa ia dan keluarganya pulang lebih awal dari rencananya tersebut.

“Ternyata betul. Sampai di kampung, posisi rumah sudah miring. Roboh sebagian dengan dinding GRC-nya jebol,” ujar Junaedi menimpali istrinya sambil terlihat kebingungan menghadapi kenyataan pahit hidupnya.

Warga miskin yang tinggal di Dusun Pangasinan, Desa Karangligar RT.01/01, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang ini berharap pemerintah daerah bisa membantu membangunkan kembali rumah tinggalnya tersebut.

“Bisa gak ya pak kami dibantu lagi?” tanya Yati dan Junaedi penuh harap. (tik)

Previous Post

Jalan Akses Terdekat ke Permukiman Langganan Banjir Karangligar Nunggu Perhatian Pemkab! Kenapa?

Next Post

Mendadak, Jembatan Pangkalan Akses Utama Loji-Badami Putus? Kendaraan Tak Bisa Melintas?

Redaksi Taktik

Redaksi Taktik

Next Post
Mendadak, Jembatan Pangkalan Akses Utama Loji-Badami Putus? Kendaraan Tak Bisa Melintas?

Mendadak, Jembatan Pangkalan Akses Utama Loji-Badami Putus? Kendaraan Tak Bisa Melintas?

  • Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami

© 2023 TAKtik

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis

© 2023 TAKtik