KARAWANG, TAKtik – Tim Relawan BPBD Telukjambe Barat bersama Perangkat Desa Karangligar dibantu Damkar Karawang membersihkan lumpur setebal 10 centimeter yang menutupi jalan akses ke wilayah Desa Mekarmulya paska banjir awal Mei 2026.
Dari jalan di area persawahan sepanjang 0,5 kilometer dengan lebar 2,5 meter, 300 meternya tidak bisa dilintasi kendaraan. Kondisi ini membuat pengguna jalan, terutama petani penggarap di sekitarnya sulit untuk mengangkut kebutuhan olah sawah dan hasil taninya.
“Kami bersama perangkat desa setempat meminta bantuan Damkar untuk membersihkan lumpur di jalan itu. Karena lumpurnya cukup tebal dan panjang jalannya lumayan, kami butuh air banyak serta bisa disemprot mengusir lumpur tersebut,” ujar Kaming dari relawan BPBD Telukjambe Barat, Kamis siang (14/5/2026).
Setiap kali banjir rutin Karangligar datang, area di titik jalan dari Dusun Pangasinan ke Dusun Leuweung Kaung, Desa Mekrmulya ini tergenang mencapai 2 meter bahkan lebih. Dua kali banjir terakhir pada pertengahan April hingga awal Mei 2026, kata Kaming, BBWS sempat turun membawa mesin penyedot air untuk meminimalisir debit banjir ke permukiman warga.
Dampak lain paska banjir adalah lumpur tebal sampai menutup jalan. Biasanya warga setempat bergotong royong membersihkannya. Namun karena banjir akhir tahun 2025 hingga masih terjadi di awal Mei 2026, warga kelelahan belasan kali membersihkan lumpur banjir di rumahnya masing-masing. (tik)
