• Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami
TAKtik
Advertisement
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
TAKtik
No Result
View All Result
Home Headline

Karawang Masih Butuh 174 Unit SPPG untuk Menjangkau 3B? Apakah Itu? Lalu, Inikah Isi Surat di Map Bupati Karawang yang Viral?

Redaksi Taktik by Redaksi Taktik
Juni 8, 2026
in Headline
0
Karawang Masih Butuh 174 Unit SPPG untuk Menjangkau 3B? Apakah Itu? Lalu, Inikah Isi Surat di Map Bupati Karawang yang Viral?

KARAWANG, TAKtik – Kabupaten Karawang masih kekurangan dapur MBG atau SPPG (Satuan Pelayanan Kebutuhan Gizi) sebanyak 174 unit. Karena jumlah anak didik penerima manfaat MBG dari PAUD hingga SLTA ada 847 ribu.

Sedangkan rasionalisasinya bila menjangkau target penyebaran MBG seharusnya mencapai 1.088.000-an. Dan kebutuhan ini dibagi dua. Selain sasaran anak sekolah juga balita, ibu hamil dan ibu menyusui atau istilah lain 3B.

Itu yang menjadi alasan Bupati Aep Syaepuloh mengajukan permohonan tambahan SPPG ke BGN (Badan Gizi Nasional). Di mana map dari surat berlogo Bupati Karawang ini menjadi viral saat muncul di video saat Kejaksaan Agung menggeledah rumah eks Kepala BGN Dadan Hindayana, akhir pekan kemarin.

Dijelaskannya, 1 April 2026 Aep sempat kedatangan Deputi Penindakan (BGN) ke Karawang. Hari itu dirinya diminta agar dapur SPPG harus bagus. Bahkan bila dapur SPPG-nya kurang, ia disarankan mengajukan tambahan melalui surat resmi karena portal-nya sudah ditutup.

“Kata beliau (Deputi) silahkan ajukan ke BGN sesuai aturan, mana yang menjadi skala prioritas. Maka saya perintahkan Bappeda untuk me-mapping dan melibatkan para camat agar tepat sasaran berdasarkan skala prioritas. Maka muncul 3B itu,” ungkap Aep, Senin pagi (8/6/2026).

Sambung dia, hasil mapping bahwa Karawang butuh jangkauan MBG tersebut di 12 kecamatan. Yakni, Kecamatan Karawang Barat, Karawang Timur, Klari, Telukjambe Timur, Rengasdengklok, Banyusari, Cikampek, Purwasari, Pedes, Cibuaya, Tirtajaya dan Jayakerta.

“Demi Allah, wallohi, saya mengajukan permohonan itu sesuai rule (aturan). Masa sih saya mengajukan tambahan penerima manfaat MBG ke Kementerian lain? Ya pastinya ke BGN dong. Contoh, saya mengusulkan realisasi penanganan (banjir) Karangligar kan ke Kementerian PUPR. Kan begitu. Apa yang salah? Walau pun sampai sekarang usulan ke BGN belum ada realisasinya sampai sekarang” tandas Aep.

Lebih lanjut diperjelas oleh Sekda Asep Aang Rahmatullah, surat bupati tersebut tentang penyampaian pemetaan kebutuhan SPPG. Tertulis dalam surat ini bahwa jumlah anak didik dari tingkat PAUD sampai SLTA di Kabupaten Karawang sebanyak 847 ribu. Ini rasionalisasinya 1 : 2500.

“Sedangkan existing SPPG di kita saat ini ada 221 unit. Kalau hasil pemetaan dari yang 1.088.000-an, kebutuhan Karawang sebetulnya 435 unit (SPPG). Makanya kita di sini masih kurang 174 unit lagi. Ini yang dimohonkan Pak Bupati ke BGN. Di antaranya ya buat 3B itu,” urai Aang. (tik)

Previous Post

Kantor Kemenag Karawang Kembali Berbagi Sapi Kurban di Karangligar. Kini Diikuti Pemda?

Next Post

Sore Ini, THM di Karawang yang Berani Gelar Pesta Kaum Gay Akan Ditindak dan Ditutup Sementara?

Redaksi Taktik

Redaksi Taktik

Next Post
Sore Ini, THM di Karawang yang Berani Gelar Pesta Kaum Gay Akan Ditindak dan Ditutup Sementara?

Sore Ini, THM di Karawang yang Berani Gelar Pesta Kaum Gay Akan Ditindak dan Ditutup Sementara?

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kawasan Industri di Karawang, Bekasi dan Purwakarta Terancam Ditinggal Investor? Budiwanto : Ini “Warning” Bagi Pemprov Jabar!

Kawasan Industri di Karawang, Bekasi dan Purwakarta Terancam Ditinggal Investor? Budiwanto : Ini “Warning” Bagi Pemprov Jabar!

Oktober 26, 2026
18 Tahun Lost Kontak, Alamat Bekerja dan Tempat Tinggal Narmi di Arab Saudi Belum Diketahui. Lalu, Bagaimana Nasib TKI Ini?

18 Tahun Lost Kontak, Alamat Bekerja dan Tempat Tinggal Narmi di Arab Saudi Belum Diketahui. Lalu, Bagaimana Nasib TKI Ini?

Oktober 26, 2026
Gegara Usul Agar Penanggungjawab HPN Bergiliran dengan Organisasi Pers Lain, Ketua Umum SMSI Firdaus Dipecat PWI?

Gegara Usul Agar Penanggungjawab HPN Bergiliran dengan Organisasi Pers Lain, Ketua Umum SMSI Firdaus Dipecat PWI?

Oktober 23, 2026
Disetujuinya Raperda Perseroda Karawang Energi Persada Diharapkan DPRD Tidak Sekadar “Ganti Baju” dan Mengejar PI. Apa Tuh?

Disetujuinya Raperda Perseroda Karawang Energi Persada Diharapkan DPRD Tidak Sekadar “Ganti Baju” dan Mengejar PI. Apa Tuh?

Oktober 23, 2026

Recent News

Kawasan Industri di Karawang, Bekasi dan Purwakarta Terancam Ditinggal Investor? Budiwanto : Ini “Warning” Bagi Pemprov Jabar!

Kawasan Industri di Karawang, Bekasi dan Purwakarta Terancam Ditinggal Investor? Budiwanto : Ini “Warning” Bagi Pemprov Jabar!

Oktober 26, 2026
18 Tahun Lost Kontak, Alamat Bekerja dan Tempat Tinggal Narmi di Arab Saudi Belum Diketahui. Lalu, Bagaimana Nasib TKI Ini?

18 Tahun Lost Kontak, Alamat Bekerja dan Tempat Tinggal Narmi di Arab Saudi Belum Diketahui. Lalu, Bagaimana Nasib TKI Ini?

Oktober 26, 2026
Gegara Usul Agar Penanggungjawab HPN Bergiliran dengan Organisasi Pers Lain, Ketua Umum SMSI Firdaus Dipecat PWI?

Gegara Usul Agar Penanggungjawab HPN Bergiliran dengan Organisasi Pers Lain, Ketua Umum SMSI Firdaus Dipecat PWI?

Oktober 23, 2026
Disetujuinya Raperda Perseroda Karawang Energi Persada Diharapkan DPRD Tidak Sekadar “Ganti Baju” dan Mengejar PI. Apa Tuh?

Disetujuinya Raperda Perseroda Karawang Energi Persada Diharapkan DPRD Tidak Sekadar “Ganti Baju” dan Mengejar PI. Apa Tuh?

Oktober 23, 2026

Follow Us

  • Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami

© 2023 TAKtik

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis

© 2023 TAKtik