• Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami
TAKtik
Advertisement
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
TAKtik
No Result
View All Result
Home Politik

Komisi II DPRD Karawang Ingatkan Bupati : Jangan Biasakan Menyimpan SiLPA yang Tidak Terserap!

Redaksi Taktik by Redaksi Taktik
Juli 17, 2026
in Politik
0
Komisi II DPRD Karawang Ingatkan Bupati : Jangan Biasakan Menyimpan SiLPA yang Tidak Terserap!

KARAWANG, TAKtik – Bupati Aep Syaepuloh diingatkan oleh Ketua Komisi II DPRD Karawang Mumun Maemunah agar mendorong OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk segera melaksanakan tugasnya dalam merealisasikan belanja pembangunan.

Hal itu disampaikan Mumun saat interupsi di rapat paripurna DPRD, salah satu agendanya adalah penyampaian nota pengantar rancangan KUA-PPAS 2027, Kamis sore, 16 Juli 2026. Alasan Mumun, angka penyerapan anggaran tahun ini hingga triwulan II baru tercapai 39 persen. Kata dia, angka tersebut masih jauh dari harapan.

Berbeda dengan data yang dirilis BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) Karawang, dari belanja sebesar Rp 592,5 milyar, realisasi sampai dengan 9 Juli 2026 terserap Rp 275,9 milyar atau 46,57 persen. Hanya saja, data ini belum terperinci pada setiap OPD.

Sementara realisasi pendapatan dari target di triwulan kedua atau per 9 Juli 2026 di angka Rp 2,7 trilyun, data BPKAD mencatat yang telah masuk kas daerah sebesar Rp 1,2 trilyun atau 44,58 persen.

Terlepas dari perbedaan angka itu, Mumun mewanti-wanti bupati dan jajarannya di eksekutif agar tidak membiasakan membukukan SiLPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) akibat alokasi pembangunan tidak terserap. Menurutnya, SiLPA tersedia harusnya hasil dari efisiensi belanja.

“Kemarin kita sudah membahas evaluasi (realisasi anggaran) triwulan II. Jangan sampai SiLPA kita besar. Kalau SiLPA besar (tidak terbelanjakan) berarti pembangunan di Kabupaten Karawang gagal. Sedangkan masyarakat sedang menunggu program bupati/wakil bupati yang sudah direncanakan,” seru Mumun. (tik)

Previous Post

Pemkab Karawang Tak Berani Naikan Target Pendapatan untuk Tahun 2027. Diturunkan? Belanja Apa yang “Dikorbankan”?

Redaksi Taktik

Redaksi Taktik

  • Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami

© 2023 TAKtik

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis

© 2023 TAKtik