• Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami
TAKtik
Advertisement
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
TAKtik
No Result
View All Result
Home Headline

Ketua DPRD Karawang Budianto Merasa Dilangkahi Eksekutif Terkait “Izin” Black Zone? Kenapa?

Redaksi Taktik by Redaksi Taktik
Desember 12, 2023
in Headline
0
Ketua DPRD Karawang Budianto Merasa Dilangkahi Eksekutif Terkait “Izin” Black Zone? Kenapa?

KARAWANG, TAKtik – Ketua DPRD Karawang Budianto merasa dilangkahi oleh pihak eksekutif bila betul sudah memberikan izin kepada pengusaha pengelola limbah bahan berbahaya beracun (B3).

Pasalnya, sesal Budianto, draft Raperda Perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Karawang sendiri hingga kini belum diserahkan ke DPRD. Sedangkan dalam draft tersebut, sempat didengarnya, terdapat titik area black zone di wilayah Desa Karanganyar, Kecamatan Klari yang diusulkan eksekutif.

“Saya juga mendengar itu (black zone). Katanya di sana rencananya mau diperuntukan buat area penimbunan limbah B3. Yang saya gak paham, ketika area itu baru usulan eksekutif yang dituangkan dalam draft Raperda RTRW, masa sih izin sudah diberikan ke perusahaan yang akan mengelolanya?” heran Budianto, Selasa (12/12/2023).

Lalu, tanya Budianto lagi, apakah DPRD hanya akan dijadikan sekadar lembaga ‘stempel’ untuk mengesahkan apa yang sebelumnya sudah diatur oleh pihak-pihak tertentu di Pemkab Karawang dalam Raperda Perubahan RTRW?

“Insya Allah kami tidak akan semberono. Dalam waktu dekat kami segera turun ke lokasi itu. Saya akan sidak bersama teman-teman di komisi. Rekan-rekan jurnalis yang selama ini menyoroti rencana keberadaan black zone harus ikut ya. Karena ketika kami bereaksi tentang hal ini, jangan sampai ada isu macam-macam (negatif). Makhlum lah, ini tahun politik,” beber Budianto.

Di lokasi yang diusulkan pihak eksekutit itu, sambung Budianto, pihaknya juga ingin memastikan kebenaran kabar yang menyatakan bahwa di sana sudah dibangun jalan akses ke area rencana black zone.

Terpenting dari itu, tegas Budianto, layak kah tempat tersebut diperuntukan buat kuburan limbah B3 yang ia dengar tidak jauh dari aliran sungai Tarum Barat dan Tarum Timur.

“Perizinannya, kalau benar sudah ada, ini perlu kami telusuri. Yakinlah, kalau draft raperdanya dah masuk ke kami (DPRD), kepentingan rakyat dan keselamatan lingkungan akan menjadi prioritas pertimbangan. Masukan dari temen-temen aktivis maupun jurnalis sangat kami butuhkan,” tandas Budianto. (tik)

Previous Post

Saleh Effendi : Tata Ruang Black Zone Belum Tersedia, Ko Izin Pengelolaan Limbah B3 Sudah Ada?

Next Post

Kepala BPN Karawang Nurus Sholichin Merasa Belum Melihat Adanya Pertek Nomor 3 Tahun 2021. Tentang Black Zone?

Redaksi Taktik

Redaksi Taktik

Next Post
Kepala BPN Karawang Nurus Sholichin Merasa Belum Melihat Adanya Pertek Nomor 3 Tahun 2021. Tentang Black Zone?

Kepala BPN Karawang Nurus Sholichin Merasa Belum Melihat Adanya Pertek Nomor 3 Tahun 2021. Tentang Black Zone?

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Oktober 19, 2026
Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026

Recent News

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Oktober 19, 2026
Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026

Follow Us

  • Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami

© 2023 TAKtik

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis

© 2023 TAKtik