• Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami
TAKtik
Advertisement
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
TAKtik
No Result
View All Result
Home Politik

Eka Yusup : Kontrak Politik Karangligar Kenapa Ada yang Menyikapi Nyinyir?

Redaksi Taktik by Redaksi Taktik
September 27, 2024
in Politik
0
Eka Yusup : Kontrak Politik Karangligar Kenapa Ada yang Menyikapi Nyinyir?

KARAWANG, TAKtik – Satu langkah tepat yang dilakukan warga Desa Karangligar bersama warga 3 desa lainnya di Telukjambe Barat dan Timur yang membuat kontrak politik dengan paslon.

Demikian kata pakar komunikasi politik Unsika Eka Yusup. Menurutnya, terlepas dengan Acep-Gina atau paslon selain itu, di tengah belum membuminya kontrak politik pada momentum pemilu, baik pilkada, pileg maupun pilpres, apa yang dilakukan warga 4 desa tersebut, puji Eka, patut dicontoh oleh yang lainnya.

“Apalagi di masa kampanye pilkada seperti sekarang, kehadiran paslon, siapapun mereka, sebaiknya tidak sekadar menyampaikan visi-misi, ide-gagasan atau sekadar monolog maupun dialog. Yakinkan publik dengan keberanian membuat kontrak politik,” ujar Eka melalui rilisnya yang diterima TAKtik, Jum’at sore (27/9/2024).

Apa yang dilakukan warga Karangligar, sambung Eka, bukan malah ditanggapi minor oleh kalangan tim lawan politik atau simpatisannya. Justru sebaiknya diapresiasi secara positif agar mereka pun bisa punya keberanian sama. “Sudah saatnya masyarakat tidak hanya dijejali janji-janji politik yang bersifat verbal,” tandasnya.

Sehingga siapapun paslon yang terpilih jadi bupati-wakil bupati Karawang hasil Pilkada 2024, Eka pertegas, masyarakat punya pegangan untuk nagih janji tersebut. Maka itu, sebut Eka lagi, semua paslon berani berikrar politik di atas kertas perjanjian dengan para pemilik hak pilih.

“Sulit dipahami apabila langkah yang dibuat warga Desa Karangligar, Mekarmulya, Parungsari dan Sukamakmur ada sebagian terkecil dari tim paslon lain malah menyikapinya dengan nyinyir. Yang perlu diingat, pada konteks ini ada langkah maju yang digagas masyarakat. Tinggal bagaimana yang lain mengikuti langkah itu, terlepas siapa paslonnya,” kata Eka lagi.

Diingatkannya pula, di negeri demokrasi seperti Indonesia, ada hak rakyat yang wajib dihargai dalam menentukan pilihannnya. Bagi kalangan paslon bersama timnya, saran Eka, hanya bagaimana meyakinkan masyarakat agar saatnya mereka memilih paslon dukungan tanpa perlu mempermasalahkan hak masyarakat itu sendiri.

“Konsistensi sikap yang demokratis perlu dijunjung tinggi. Karena rakyat sekarang sudah banyak melek politik. Hindari berpolitik dalam ‘memasarkan’ paslon dukungan yang berpotensi kontra produktif dengan elektoral. Biarkan masyarakat berinovasi dengan ide dan gagasannya. Menurut saya, justru ini patut diapresiasi,” pungkasnya. (rls/tik)

Previous Post

Kontrak Politik Warga Langganan Banjir dengan Acep-Gina. Apa Alasan Mereka?

Next Post

Pepen Saleh Effendi : Kontrak Politik Itu Bukti Rakyat Melek Politik. Lalu?

Redaksi Taktik

Redaksi Taktik

Next Post
Pepen Saleh Effendi : Kontrak Politik Itu Bukti Rakyat Melek Politik. Lalu?

Pepen Saleh Effendi : Kontrak Politik Itu Bukti Rakyat Melek Politik. Lalu?

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026
APBD Perubahan 2026 : Angka Belanja Barang dan Jasa Ditambah Rp 38,7 Milyar. Bagaimana dengan Pendapatan?

APBD Perubahan 2026 : Angka Belanja Barang dan Jasa Ditambah Rp 38,7 Milyar. Bagaimana dengan Pendapatan?

Oktober 1, 2026
Proyek Pengendali Banjir Karangligar Molor dari Target? Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa : Yang Penting Selesai Tahun Ini!

Proyek Pengendali Banjir Karangligar Molor dari Target? Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa : Yang Penting Selesai Tahun Ini!

September 18, 2026

Recent News

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026
APBD Perubahan 2026 : Angka Belanja Barang dan Jasa Ditambah Rp 38,7 Milyar. Bagaimana dengan Pendapatan?

APBD Perubahan 2026 : Angka Belanja Barang dan Jasa Ditambah Rp 38,7 Milyar. Bagaimana dengan Pendapatan?

Oktober 1, 2026
Proyek Pengendali Banjir Karangligar Molor dari Target? Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa : Yang Penting Selesai Tahun Ini!

Proyek Pengendali Banjir Karangligar Molor dari Target? Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa : Yang Penting Selesai Tahun Ini!

September 18, 2026

Follow Us

  • Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami

© 2023 TAKtik

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis

© 2023 TAKtik