KARAWANG, TAKtik – Lagi dan lagi terulang, warga Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel dilarikan ke rumah sakit dan klinik terdekat akibat keracunan, Kamis pagi, 29 Oktober 2026.
Menurut keterangan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang Asep Suryana, penyebab keracunan diduga kuat karena menghisap udara yang terkontaminasi kaporit atau TCCA (Trichloroisocyanuric Acid ) atau asam trikloroisosianurat dari gudang PT. Pindo Deli II.
“Itu bukan kebocoran gas pabrik, tapi barang dari gudang pabrik berupa kaporit atau TCCA yang kena air hujan, lalu beterbangan menjadi abu ke udara dan terhirup oleh warga sekitar,” ungkap Asep.
Dari peristiwa ini, data yang disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Karawang Usep Supriatna, jumlah korban keracunan sementara ada 40 orang. Di antaranya, 15 orang dilarikan ke klinik dan 25 orang lainnya ke Rumah Sakit Rosela.
Sedangkan penanganan di lokasi penyebab kejadian, baik Asep maupun Usep menyatakan, dilakukan penyemprotan untuk mengikat serbuk kaporit yang tersebar ke udara oleh pihak Pindodeli II.
Informasi lain yang didapat TAKtik, abu racun tersebut juga menyebar sampai ke Kawasan Industri Surya Cipta. Raskad Iskandar, salah seorang buruh di kawasan ini mengaku sempat merasakan sesak napas hingga harus memeriksakan keluhannya itu ke klinik pabrik tempatnya bekerja.
Selanjutnya, di area lokasi gudang Pindo Deli II, kata Asep, akan dilaksanakan proses pemeriksaan oleh Tim DLH bersama dengan pihak kepolisian sektor Ciampel dan tim INAFIS Polresta Karawang. (tik)



