• Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami
TAKtik
Advertisement
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
TAKtik
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Aksi Nelayan Geruduk Pemkab, Mereka Gugat PLTGU dan Jawa Satu Power? Kenapa?

Redaksi Taktik by Redaksi Taktik
November 14, 2024
in Peristiwa
0
Aksi Nelayan Geruduk Pemkab, Mereka Gugat PLTGU dan Jawa Satu Power? Kenapa?

KARAWANG, TAKtik – Sekitar 300 orang yang menaiki 5 mobil truck tiba-tiba nyelonong masuk ke area gedung DPRD Karawang, Kamis siang, 14 November 2024. Mereka langsung turun, berkumpul seperti sengaja akan menggelar aksi unjuk rasa.

Tak urung, para security di area ini dibuat kaget, termasuk seorang anggota kepolisian dari Polsek Karawang Kota berikut satu orang Babinsa TNI yang datang menyusul ke lokasi juga mengatakan bahwa keberadaan massa tersebut tanpa pemberitahuan sebelumnya.

“Kami datang ke sini (area gedung DPRD dan Pemkab Karawang) sebenarnya hanya sekadar mampir mau numpang Sholat Dzuhur. Kami habis menghadiri sidang kedua gugatan class action di Pengadilan Negeri,” ungkap Elyasa Budianto yang mengaku sebagai kuasa hukum nelayan warga Muara Cilamaya.

Walau sekadar mampir, tak urung Elyasa dan di antara nelayan yang dibawanya, usai shalat, menyempatkan berorasi di luar lapang Plaza Pemkab Karawang. Kepada TAKtik dan beberapa orang awak media, Elyasa mengatakan bahwa mereka saat ini sedang meminta keadilan hukum melalui Pengadilan Negeri terkait kerusakan ekosistem laut di wilayah tangkapan ikan nelayan Muara Cilamaya.

Menurut Elyasa, Proyek Strategis Nasional (PSN) PLTGU (Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap) Cilamaya yang pelaksanaannya dilakukan oleh Jawa Satu Power telah merugikan nelayan setempat. Pasalnya, kata Elyasa, ekosistem laut menjadi rusak hingga nelayan sulit mendapatkan ikan tangkapan.

“Para nelayan di Muara Cilamata tidak bisa lagi menangkap ikan karena punah akibat ekosistem laut rusak. Makanya kami para nelayan melayangkan gugatan class action. Minta ganti rugi ke perusahaan tersebut sebesar Rp 276 milyar,” ujar Elyasa.

Disebutkannya pula, pada tanggal 26 Oktober 2024 ada satu orang nelayan Muara Cilamaya meninggal dunia akibat perahu tangkapan ikannya tertabrak kapal tanker. “Sekarang ini nelayan di sana terpaksa harus mencari ikan lebih jauh dari lepas pantai. Di tempat biasa sudah susah mendapatkan ikan,” bebernya.

Kondisi sulitnya nelayan mencari ikan, kata Elyasa lagi, sudah 5 tahun terakhir atau sejak proyek PLTGU Cilamaya dibangun. Awalnya nelayan meminta ekosistem laut diperbaiki. “Namun gak mungkin sepertinya. Maka itu ya kami memilih class action. Kami juga melibatkan Walhi dalam kasus ini,” urainya. (tik)

Previous Post

Acep-Gina Serukan Pendukungnya Ikut Awasi Politisasi Kaum Netralitas

Next Post

Apa (Sebenarnya) di Balik Kegiatan “Forkopimda” Karawang di Bogor? Politis atau..?

Redaksi Taktik

Redaksi Taktik

Next Post
Apa (Sebenarnya) di Balik Kegiatan “Forkopimda” Karawang di Bogor?  Politis atau..?

Apa (Sebenarnya) di Balik Kegiatan "Forkopimda" Karawang di Bogor? Politis atau..?

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026
APBD Perubahan 2026 : Angka Belanja Barang dan Jasa Ditambah Rp 38,7 Milyar. Bagaimana dengan Pendapatan?

APBD Perubahan 2026 : Angka Belanja Barang dan Jasa Ditambah Rp 38,7 Milyar. Bagaimana dengan Pendapatan?

Oktober 1, 2026
Proyek Pengendali Banjir Karangligar Molor dari Target? Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa : Yang Penting Selesai Tahun Ini!

Proyek Pengendali Banjir Karangligar Molor dari Target? Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa : Yang Penting Selesai Tahun Ini!

September 18, 2026

Recent News

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026
APBD Perubahan 2026 : Angka Belanja Barang dan Jasa Ditambah Rp 38,7 Milyar. Bagaimana dengan Pendapatan?

APBD Perubahan 2026 : Angka Belanja Barang dan Jasa Ditambah Rp 38,7 Milyar. Bagaimana dengan Pendapatan?

Oktober 1, 2026
Proyek Pengendali Banjir Karangligar Molor dari Target? Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa : Yang Penting Selesai Tahun Ini!

Proyek Pengendali Banjir Karangligar Molor dari Target? Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa : Yang Penting Selesai Tahun Ini!

September 18, 2026

Follow Us

  • Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami

© 2023 TAKtik

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis

© 2023 TAKtik