• Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami
TAKtik
Advertisement
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
TAKtik
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Dirjen GTK Kemendikbud RI : Tim PKKS Karawang Harus Ditinjau Ulang. Ada Apa?

2nearly4u1970 by 2nearly4u1970
Mei 10, 2018
in Pendidikan
0
Dirjen GTK Kemendikbud RI : Tim PKKS Karawang Harus Ditinjau Ulang. Ada Apa?

KARAWANG, TAKtik – Keberadaan tim Penilai Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) bentukan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdik Pora) Karawang yang telah turun melakukan penilaian kepada para kepala sekolah SD maupun SMP Negeri pada April 2018 lalu, telah mendahului ketentuan.

Hal itu dikatakan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Bambang Winarji, saat diwawancarai TAKtik usai menghadiri acara sosialisasi Permendikbud Nomor 6 Tahun 2018 yang digagas Forum Kelompok Kerja Kepala Sekolah (FKKKS) Kabupaten Karawang di Blitz Hotel Grand Taruma, Kamis siang (10/5/2018).

“Keberadaan tim PKKS seperti apa, itu nanti akan diatur dengan Peraturan Dirjen (GTK). Di peraturan ini untuk mengatur siapa yang akan menilai (kinerja kepala sekolah), tim penilainya siapa, penanggungjawabnya siapa, kapan berlakunya, kepala sekolah yang bisa dinilai itu sudah berapa tahun. Kalau kemudian Karawang sudah mendahului sebelum ada Peraturan Dirjen mengenai ini, mereka berarti tidak memahami peraturan perundang-undangan,” kata Bambang.

Oleh karenanya, ia mengingatkan Pemkab Karawang, terutama Disdik Pora, untuk segera melakukan peninjauan kembali keberadaan maupun hasil dari tim PKKS yang telah diturunkan April lalu. Kalau ini tidak dilakukan, Bambang mewanti-wanti, kebijakan yang telah diambil Karawang tersebut bisa dituntut secara hukum. “Tunggu saja dulu Peraturan Dirjen-nya. Karena kami pun di pusat, nanti akan memberikan bintek tim yang bertugas untuk memberikan bintek yang sama terhadap tim PKKS di tingkat kabupaten/kota. Setelah lulus mendapatkan sertifikat sebagai asesor, baru tim PKKS ini melakukan tugasnya. Makanya jika mendahului seperti di Karawang, kriterianya tidak sesuai,” tandasnya.

Mengenai waktu penilaian, Bambang memberikan sinyal, bahwa tidak bisa dilakukan serentak secara bersamaan. Namun dilihat berdasarkan SK (Surat Keputusan) pengangkatan masing-masing kepala sekolah. “Inikan di aturan baru mengamanatkan adanya penilaian kepala sekolah setiap tahun. Nah, dari SK pengangkatan mereka hitungan waktu penilaianya. Berbeda dengan perhitungan SKP (Sasaran Kinerja Pegawai), penilaiannya berdasarkan tahun anggaran. Yaitu, mulai Januari hingga Desember pada tahun anggaran berjalan,” urainya lagi. (tik)

Previous Post

Cellica Sepakat Pertambangan di Gunung Sirnalanggeng Ditutup. Bagaimana dengan Gubernur Jabar?

Next Post

ASN Indisipliner Bisa Dilaporkan oleh Masyarakat. Bagaimana Caranya?

2nearly4u1970

2nearly4u1970

Next Post
ASN Indisipliner Bisa Dilaporkan oleh Masyarakat. Bagaimana Caranya?

ASN Indisipliner Bisa Dilaporkan oleh Masyarakat. Bagaimana Caranya?

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gegara Usul Agar Penanggungjawab HPN Bergiliran dengan Organisasi Pers Lain, Ketua Umum SMSI Firdaus Dipecat PWI?

Gegara Usul Agar Penanggungjawab HPN Bergiliran dengan Organisasi Pers Lain, Ketua Umum SMSI Firdaus Dipecat PWI?

Oktober 23, 2026
Disetujuinya Raperda Perseroda Karawang Energi Persada Diharapkan DPRD Tidak Sekadar “Ganti Baju” dan Mengejar PI. Apa Tuh?

Disetujuinya Raperda Perseroda Karawang Energi Persada Diharapkan DPRD Tidak Sekadar “Ganti Baju” dan Mengejar PI. Apa Tuh?

Oktober 23, 2026
Catatan Asep Toha (Part II) : Penjaminan Kesehatan Gratis dari Pemprov Jabar Hanya “Angin Surga”?

Catatan Asep Toha (Part II) : Penjaminan Kesehatan Gratis dari Pemprov Jabar Hanya “Angin Surga”?

Oktober 22, 2026
Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Oktober 19, 2026

Recent News

Gegara Usul Agar Penanggungjawab HPN Bergiliran dengan Organisasi Pers Lain, Ketua Umum SMSI Firdaus Dipecat PWI?

Gegara Usul Agar Penanggungjawab HPN Bergiliran dengan Organisasi Pers Lain, Ketua Umum SMSI Firdaus Dipecat PWI?

Oktober 23, 2026
Disetujuinya Raperda Perseroda Karawang Energi Persada Diharapkan DPRD Tidak Sekadar “Ganti Baju” dan Mengejar PI. Apa Tuh?

Disetujuinya Raperda Perseroda Karawang Energi Persada Diharapkan DPRD Tidak Sekadar “Ganti Baju” dan Mengejar PI. Apa Tuh?

Oktober 23, 2026
Catatan Asep Toha (Part II) : Penjaminan Kesehatan Gratis dari Pemprov Jabar Hanya “Angin Surga”?

Catatan Asep Toha (Part II) : Penjaminan Kesehatan Gratis dari Pemprov Jabar Hanya “Angin Surga”?

Oktober 22, 2026
Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Oktober 19, 2026

Follow Us

  • Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami

© 2023 TAKtik

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis

© 2023 TAKtik