• Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami
TAKtik
Advertisement
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
TAKtik
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Pelayanan Pemerintah dengan Pendekatan Teknologi. Seperti Apakah?

2nearly4u1970 by 2nearly4u1970
Agustus 23, 2018
in Peristiwa
0
Pelayanan Pemerintah dengan Pendekatan Teknologi. Seperti Apakah?

KARAWANG, TAKtik – Menyadari perubahan perilaku di era teknologi hingga Pemerintah Pusat mengeluarkan kebijakan Making Indonesia 4.0 atau era industri ke-4, Bupati Cellica Nurrachadiana menginstruksikan seluruh perangkat daerah di Pemkab Karawang memperkuat kolaborasi dan membangun networking dengan semua stakeholder.

“Sederhanakan proses layanan publik, dan gunakan inovasi teknologi dalam setiap layanan, terutama layanan langsung kepada masyarakat. Paling kurang, setiap perangkat daerah satu inovasi teknologi pelayanan publik per tahunnya,” seru Cellica saat melantik dua orang Pimpinan Tinggi Pratama, Uus Hasanudin dan Asep Wahyu Suherman, di aula Gedung Singaperbangsa, Selasa malam (21/8/2018).

Diingatkannya, tata kelola pemerintahan era industri 4.0 mengedepankan pada inovasi teknologi yang memungkinkan terjadinya redistribusi dan desentralisasi kewenangan. Paradigma pembangunan Aparatur Sipil Negara di era ini, diharapkannya, adalah kecepatan, kolaborasi, multi metodologi, serta orientasi hasil. Oleh karenanya, Cellica pertegas, kebijakan yang diambil oleh pejabat Pimpinan Pratama sesuai era yang sedang dihadapi saat ini.

“Inilah era yang sangat cepat. Ditandai dengan kegiatan manufaktur terintegrasi melalui penggunaan teknologi wireless dan big data secara masif, kecerdasan buatan, cloud computing, internet of things, berikut networks. Bukti nyata di era industri ke-4 bisa kita lihat banyaknya start up (beragam bisnis online). Kondisi ini akan berdampak dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik,” wanti-wanti Cellica. (tik)

Previous Post

Tantangan Baru dari Camat ke Penanganan Penanggulangan Bencana. Mampukah?

Next Post

Kapolda Jabar Apresiasi Warga Karawang, Purwakarta, Subang

2nearly4u1970

2nearly4u1970

Next Post
Kapolda Jabar Apresiasi Warga Karawang, Purwakarta, Subang

Kapolda Jabar Apresiasi Warga Karawang, Purwakarta, Subang

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Oktober 19, 2026
Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026

Recent News

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Oktober 19, 2026
Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026

Follow Us

  • Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami

© 2023 TAKtik

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis

© 2023 TAKtik