• Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami
TAKtik
Advertisement
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
TAKtik
No Result
View All Result
Home Politik

DPRD Minta Dinkes dan BPJS Kesehatan Tetap Akomodir Warga dari Program Karawang Sehat

2nearly4u1970 by 2nearly4u1970
Januari 10, 2019
in Politik
0
DPRD Minta Dinkes dan BPJS Kesehatan Tetap Akomodir Warga dari Program Karawang Sehat

KARAWANG, TAKtik – Wakil Ketua Komisi I DPRD Karawang, Indriyani, meminta kepada Dinas Kesehatan maupun BPJS Kesehatan untuk bisa memastikan solusi tepat agar masyarakat miskin yang terdata sebelumnya di program Karawang Sehat tetap bisa masuk seluruhnya saat program ini terintegrasi dengan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS.

“Data yang saya tahu dari BPJS Kesehatan, bahwa masyarakat miskin Karawang ada sekitar 187 ribu jiwa. Dari sejumlah ini, katanya belum seluruhnya tercover untuk mendapatkan subsidi pelayanan kesehatan di rumah sakit atau klinik karena keterbatasan alokasi anggaran PBI BPJS. Sedangkan sebelumnya kita punya program Karawang Sehat,” kata Indriyani melalui rilisnya ke TAKtik, Kamis (10/1/2019).

Selain itu, diingat dia, Dinas Kesehatan sebelumnya akan kembali membuat database penduduk yang masih layak mendapatkan subsidi pelayanan kesehatan. Namun kabar tersebut belum diperoleh perkembangan tindaklanjutnya. Pada sisi lain, Indriyani merasa lega tatkala BPJS Kesehatan di Karawang tidak banyak memutus kerjasama dengan klinik sebagai pelayanan pertama kepesertaanya. Ini setelah Kemenkes mengeluarkan Surat Edaran Nomor HK.03.01/Menkes/18/2019.

“Adanya 10 klinik yang diputus kerjasama oleh BPJS Kesehatan karena ijin operasionalnya telah habis, bagi Dinas Kesehatan maupun DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) sebaiknya segera mengingatkan ke-10 klinik itu untuk kembali mengajukan perpanjangan ijin operasionalnya. Kalau tidak, segera tutup agar tidak melanjutkan lagi usahanya secara ilegal,” seru Indriyani. (tik)

Previous Post

Bunga Bank untuk Dana Talangan BPJS Kesehatan Tidak Jadi Beban Rumah Sakit?

Next Post

ASPIKA Minta Cellica Ikut Peduli Kaum Muslim Uyghur

2nearly4u1970

2nearly4u1970

Next Post
ASPIKA Minta Cellica Ikut Peduli Kaum Muslim Uyghur

ASPIKA Minta Cellica Ikut Peduli Kaum Muslim Uyghur

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Oktober 19, 2026
Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026

Recent News

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Oktober 19, 2026
Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026

Follow Us

  • Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami

© 2023 TAKtik

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis

© 2023 TAKtik