• Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami
TAKtik
Advertisement
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
TAKtik
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Pertamina Butuh Waktu 8 Minggu untuk Hentikan Sumber Gas dan Oil Spill yang Bocor?

2nearly4u1970 by 2nearly4u1970
Juli 28, 2019
in Peristiwa
0
Pertamina Butuh Waktu 8 Minggu untuk Hentikan Sumber Gas dan Oil Spill yang Bocor?

KARAWANG, TAKtik – Pertamina memperkirakan perlu waktu sekitar delapan minggu sejak 25 Juli 2019 untuk menghentikan sumber gas dan oil spill yang bocor di sekitar Anjungan Lepas Pantai YY Area Pertamina Hulu Energi ONWJ (Offshore North West Java), Karawang.

Hal itu dikatakan VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman dalam siaran persnya yang diterima TAKtik, Minggu (28/7/2019). “Sampai saat ini, Pertamina dan pihak terkait masih menginvestigasi penyebab kejadian. Namun, indikasi sementara menunjukan adanya anomali tekanan pada anjungan yang membuat munculnya gelembung gas dan diikuti oil spill,” jelasnya.

Sedangkan mengenai keluhan penyakit yang diderita warga terdampak, Fajriyah menyatakan, berdasarkan identifikasi sementara keluhan mereka bukan dampak langsung dari oil spill. Keluhan warga tersebut antara lain, gatal-gatal, pegal-pegal, batuk, serta penyakit lain seperti hipertensi.

Fajriyah kemukakan, sejak Rabu (24/7/2019) Pertamina melalui anak perusahaan PT Pertamedika langsung menurunkan peralatan berikut tenaga medisnya untuk melayani kebutuhan pengobatan masyarakat di sekitar desa terdampak.

“Ada empat posko kesehatan yang didirikan di Karawang. Yakni, Posko Cemara Jaya, Posko Sungai Buntu, Posko Sedari, dan Posko Pantai Mutiara. Ini untuk mengantisipasi munculnya gangguan kesehatan masyarakat terdampak atas peristiwa oil spil. Jumlah pasien rata-rata yang ditangani empat posko mencapai 120 orang,” sebut Fajriyah. (tik)

Previous Post

Komisi II DPRD Sarankan Cellica Non Aktifkan Tersangka J sebagai Pegawai PDAM Tirta Tarum

Next Post

Satu Pekan Jelang Pelantikan Anggota DPRD Baru, Pengesahan dari Gubernur Belum Turun

2nearly4u1970

2nearly4u1970

Next Post
Satu Pekan Jelang Pelantikan Anggota DPRD Baru, Pengesahan dari Gubernur Belum Turun

Satu Pekan Jelang Pelantikan Anggota DPRD Baru, Pengesahan dari Gubernur Belum Turun

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Oktober 19, 2026
Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026

Recent News

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Oktober 19, 2026
Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026

Follow Us

  • Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami

© 2023 TAKtik

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis

© 2023 TAKtik