• Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami
TAKtik
Advertisement
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
TAKtik
No Result
View All Result
Home Politik

Pertama Paska Muscab Demokrat : Cellica Bertemu Pendi di Pasar Rakyat. Lantas?

Redaksi Taktik by Redaksi Taktik
Agustus 8, 2022
in Politik
0

KARAWANG, TAKtik – Sejak muncul “perseteruan” paska Muscab Demokrat Karawang, beberapa waktu lalu, Cellica Nurrachadiana dengan Pendi Anwar bertemu pertama kali di kegiatan Pasar Rakyat yang digelar salah satu bank milik pemerintah, di kawasan Galuh Mas, Minggu (7/8/2022).

Pendi mengatakan, dalam pertemuan itu Cellica sempat mengucapkan selamat kepada dirinya sebagai Ketua DPC Demokrat Kabupaten Karawang. “Ibu (Cellica) juga mendo’akan, Demokrat di Pemilu 2024 berhasil menambah kursi di legislatif sebagaimana yang saya targetkan,” ujarnya kepada TAKtik, Senin pagi (8/8/2022).

Selain itu, kata Pendi lagi, Cellica meyakinkan bahwa keberadaan Oma Miharja yang masuk di jajaran kepengurusan DPC Demokrat sebagai sekretaris, Dedi Indra di bendahara, serta Budianto diposisikan di Ketua BPOKK (Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan) ikut membantu meringankan target dirinya untuk kembali jadi pemenang Pemilu 2024 di Karawang.

Pertemuan yang berlangsung sekitar setengah jam, Pendi akui, memang bukan pertemuan khusus seperti yang disampaikan Cellica saat konferensi pers di Mercure Hotel, Senin lalu (1/8/2022). “Ini mah pertemuan biasa, sama-sama dalam rangka kegiatan dinas. Saya sebagai Ketua DPRD, Ibu selaku Bupati. Kami mendampingi Pak Menteri BUMN (Erick Thohir) di acara tersebut (Pesta Rakyat),”tandasnya.

Namun demikian, sambung Pendi, Cellica sempat mengajak dirinya untuk bertemu khusus walau belum menyebutkan waktu maupun tempatnya. “Malah di depan Pak Menteri saya dikenalkan sebagai Ketua DPC Demokrat Karawang pengganti beliau. Dan Pak Menteri langsung mengucapkan selamat juga ke saya,” ucapnya lagi. (vins/tik)

Previous Post

Bupati Punya Rencana Bikin Stadion Baru di Karawang. Sumber Dananya?

Next Post

Mulyono : Bupati Harus Prioritaskan Dulu Perbaiki Gedung Sekolah Dibanding Bangun Stadion Baru

Redaksi Taktik

Redaksi Taktik

Next Post

Mulyono : Bupati Harus Prioritaskan Dulu Perbaiki Gedung Sekolah Dibanding Bangun Stadion Baru

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Oktober 19, 2026
Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026

Recent News

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Oktober 19, 2026
Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026

Follow Us

  • Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami

© 2023 TAKtik

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis

© 2023 TAKtik