• Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami
TAKtik
Advertisement
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
TAKtik
No Result
View All Result
Home Headline

Pemkab Karawang “Diam-diam” Lanjutkan Pembahasan Draft Perubahan Perda Tata Ruang? Ada Apa Sih?

Redaksi Taktik by Redaksi Taktik
September 30, 2022
in Headline
0

KARAWANG, TAKtik – Tanpa publikasi, Tim dari BKPRD (Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah) kembali melakukan rapat tertutup pembahasan draft revisi Perda RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) Kabupaten Karawang di Emerald lantai 2, Swiss-Belinn, Kamis lalu (29/9/2022).

Alasan Kepala Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Dedi Ahdiat, rapat yang membahas draft revisi Perda RTRW tersebut baru sebatas di tingkat OPD (Organisasi Perangkat Daerah) maupun instansi terkait lainnya.

“Kami memang belum mengundang masyarakat maupun pemangku kepentingan. Karena kami sudah menjadwalkan pembahasan perubahan Tata Ruang empat kali. Rencananya, mereka diundang bersama tim ahli pada tanggal 6 dan 9 Oktober 2022,” kata Dedi saat menghadiri rapat paripurna DPRD tentang pengesahan RAPBD Perubahan 2022, Jum’at petang (30/9/2022).

Sedangkan Sekda Acep Jamhuri mengaku belum tahu apa yang dihasilkan dari pembahasan hari Kamis itu. “Saya belum terima laporan. Yang ngundang OPD dan instansi terkait lainnya, itu Dinas PUPR. Harusnya memang bupati. Kita kan sudah membuat rancangan revisi Perda RTRW-nya. Sekarang tinggal dievaluasi dan konsultasi publik,” ujarnya.

Sebelumnya, rapat perdana mengenai hal ini di Brits Hotel, 1 September 2022, gagal digelar karena menuai protes kalangan aktivis peduli lingkungan maupun warga terdampak bencana rutin banjir Karangligar. Kegiatan BKPRD yang dinamai Forum Konsultasi Publik itu, dicurigainya, sarat kepentingan segelintir orang. Apalagi yang diundang pertama kali adalah kalangan pengusaha hingga sedikit ormas. (tim/tik)

Previous Post

Gin-gin sang Millenial Rengasdengklok Mau Jadi Petarung di Demokrat?

Next Post

Alokasi Belanja Pemkab Karawang di APBD Perubahan 2022 Ditetapkan 10,09 Persen?

Redaksi Taktik

Redaksi Taktik

Next Post

Alokasi Belanja Pemkab Karawang di APBD Perubahan 2022 Ditetapkan 10,09 Persen?

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Oktober 19, 2026
Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026

Recent News

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Oktober 19, 2026
Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026

Follow Us

  • Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami

© 2023 TAKtik

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis

© 2023 TAKtik