• Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami
TAKtik
Advertisement
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
TAKtik
No Result
View All Result
Home Bisnis

Mobil di Harga Rp 400 Jutaan, Kini Berlimpah Fitur Canggih. Mana yang Lebih Berani Royal Berinovasi?

Redaksi Taktik by Redaksi Taktik
Oktober 2, 2022
in Bisnis
0

KARAWANG, TAKtik – Keberadaan fitur canggih kini tidak hanya disematkan di mobil-mobil berharga milyaran rupiah. Di harga Rp 400 jutaan pun mulai ada yang royal memanjakan konsumennya.

Bukan hanya produk Jepang. Bahkan dari pabrikan Korea Selatan seperti Hyundai dan KIA, sekarang ini lebih berani berkompetisi dengan andalan fitur-fitur termodern di kelasnya.

Termasuk China, setelah Wuling membangun pabriknya di Indonesia, selain Hyundai dari Korea Selatan itu, sekarang pun Chery kembali turun di pasar otomotif negeri ini yang tidak mau kalah mengimbangi penyematan teknologi terkini tersebut.

Teknologi yang dibenamkan di produk otomotif, sebelumnya memang terbilang mahal. Kali ini menjadi terjangkau, bisa dinikmati konsumen mobil di kelas harga Rp 400 jutaan. Lebih dari itu, peminat pembeli mobil punya banyak pilihan.

Soal kualitas dan purna jual, seperti Hyundai bahkan berani “menantang” dengan jaringan dealer plus bengkel resminya yang makin tumbuh di berbagai daerah di Indonesia. Malah mereka siap beli kembali mobil bekas produk teranyarnya dengan harga yang diklaim pantas.

Seperti disaksikan TAKtik pada ajang GIIAS 2022 (Gaikindo Indonesia International Auto Show) di ICE-BSD Tangerang, Agustus 2022 lalu, di luar ‘brand’ Jepang yang sudah lama menguasai pasar Indonesia, mereka sangat percaya diri memamerkan dan menjual keunggulan mobil-mobilnya tersebut. (vins/tik)

Previous Post

Alokasi Belanja Pemkab Karawang di APBD Perubahan 2022 Ditetapkan 10,09 Persen?

Next Post

Budianto Resmi Jadi Ketua DPRD Karawang. Di Manakah Posisi Pendi Anwar?

Redaksi Taktik

Redaksi Taktik

Next Post

Budianto Resmi Jadi Ketua DPRD Karawang. Di Manakah Posisi Pendi Anwar?

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Oktober 19, 2026
Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026

Recent News

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Oktober 19, 2026
Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026

Follow Us

  • Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami

© 2023 TAKtik

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis

© 2023 TAKtik