• Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami
TAKtik
Advertisement
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
TAKtik
No Result
View All Result
Home Headline

Relokasi Pasar Rengasdengklok : Tempuh Pendekatan Sosiologis, Akhirnya ‘Clear’?

Redaksi Taktik by Redaksi Taktik
Desember 9, 2022
in Headline
0

KARAWANG, TAKtik – Bupati Cellica Nurrachadiana akhirnya turun melakukan pendekatan sosiologis di Rengasdengklok, Kamis (8/12/2022), setelah tiga kali gagal mengeksekusi relokasi pedagang pasar di wilayah kecamatan ini.

Selain itu, di hari yang sama, Sekda Acep Jamhuri juga ditugaskan oleh Cellica untuk kembali membangun komunikasi yang aspiratif dengan para pedagang Pasar Rengasdenglok didampingi Dandim 0604 Letkol Kav. Makhdum Habiburahman. Mereka turun setelah pagi harinya menggelar rapat terkait hal ini di Gedung Singaperbangsa.

Mendengar berbagai masukan konstruktif tersebut, kontributor TAKtik melaporkan, keputusan positif telah disepakati bahwa semua pihak terkait, terutama para pedagang Pasar Rengasdengklok, sudah siap pindah aktivitas berdagangnya di tempat baru, yakni Pasar Proklamasi mulai Minggu (11/12/2022).

Dan sejak pertemuan Kamis siang (8/12/2022) di antara para pedagang Pasar Rengasdengklok sudah ada yang membongkar lapak lamanya sendiri untuk mempersiapkan pindah ke tempat barunya itu.

Sebelumnya, di tengah situasi yang sempat memanas akibat petugas dihadang massa di Pasar Rengasdengklok, Rabu (7/12/2022), kalangan warga dan aktivis setempat mengingatkan bupati bahwa cara pendekatan terhadap pedagang di daerahnya yang selama ini ditempuh harus diubah. Karena Rengasdengklok punya karakteristik tersendiri.

Bahkan mantan bupati Dadang S. Muchtar juga turut memberi saran, langkah-langkah pendekatan terhadap para pedagang pasar harus benar-benar dilakukan secara persuasif dan lebih akomodatif. Kata dia, di antara kelemahan Pemkab Karawang ada di komunikasi. “Karena kunci setiap masalah ada di komunikasi,” katanya mengingatkan. (tim/tik)

Previous Post

Dadang S. Muchtar : Lanjutkan Rencana Relokasi Pasar Rengasdenglok. Tegas Tapi Harus Aspiratif dan Komunikatif

Next Post

Wakil Ketua DPRD Karawang Suryana di Antara Banjir dan Musholla yang Terendam

Redaksi Taktik

Redaksi Taktik

Next Post

Wakil Ketua DPRD Karawang Suryana di Antara Banjir dan Musholla yang Terendam

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Oktober 19, 2026
Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026

Recent News

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Oktober 19, 2026
Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026

Follow Us

  • Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami

© 2023 TAKtik

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis

© 2023 TAKtik