• Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami
TAKtik
Advertisement
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
TAKtik
No Result
View All Result
Home Headline

Bupati Aep Masih Nunggu Rekomendasi Tim di Lapangan Terkait Pindo-2? Langkah Apa Lagi yang Dilakukan Warga Terdampak?

Redaksi Taktik by Redaksi Taktik
Januari 30, 2024
in Headline
0
Bupati Aep Masih Nunggu Rekomendasi Tim di Lapangan Terkait Pindo-2? Langkah Apa Lagi yang Dilakukan Warga Terdampak?

KARAWANG, TAKtik – Bupati Aep Syaepuloh hingga Senin, 29 Januari 2024, masih menunggu apa yang direkomendasikan tim di lapangan terkait langkah yang akan diambil pemerintah terhadap PT. Pindo Deli Pulp and Paper Mills-2 atas insiden tanggal 20 Januari 2024.

Di mana dalam insiden tersebut menyebabkan ratusan warga di sekitar area pabrik itu keracunan massal hingga dilarikab ke rumah sakit, puskesmas dan klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

“Disnaker Pemprov Jabar bersama dari Kementerian Lingkungan Hidup, termasuk DLHK kita lagi ada di lapangan. Kita lihat nanti merekomendasikannya seperti apa. Hingga saat ini tim dari Puslabfor Mabes Polri masih melakukan penyelidikan,” kata Aep saat bertemu TAKtik usai makan siang di salah satu rumah makan di Jalan Interchange Karawang Barat, Senin (29/1/2024).

Sebelumnya, Public Affair PT. Pindo Deli Pulp and Paper Mills-2 Adil Teguh menjelaskan melalui rilisnya yang diterima TAKtik pada tanggal 21 Januari 2024 bahwa gas kimia itu bocor akibat terbukanya valve pada chlorine storage di atas standar seharusnya.

Ini dimungkinkannya terdapat pelanggaran prosedur pengisian chlorine ke tabung oleh operator. Kendati untuk memastikan penyebabnya, sebut Adil kala itu, pihaknya masih melakukan investigasi.

Kabar terkini, salah seorang aktivis yang saat ini intens mendampingi warga Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Nurdin Syam, menyatakan dengan tegas bahwa warga terdampak ini tetap memperjuangkan haknya agar keracunan massal tidak kembali dan terus terulang.

Oleh karenanya, tandas Nurdin, warga meminta ketegasan pemerintah untuk merelokasi pabrik tersebut ke kawasan industri. Dan sejak insiden yang disebutnya kelima kali itu terjadi, departemen costic soda pada pabrik penghasil kertas tersebut dihentikan operasionalnya.

“Usai hearing dengan Komisi III DPRD Karawang, Selasa siang (30/1/2024), kami bersama warga terdampak akan mendatangi Kementerian Lingkungan Hidup. Kami mau menyampaikan tuntutan kami itu agar pemerintah segera mengambil tindakan tegas,” kata Nurdin. (tik)

Previous Post

Berburu Durian Loji di Libur Akhir Pekan. Ada yang Semi Jatohan dengan Harga Murah?

Next Post

Komisi I dan III DPRD Karawang Minta Bupati Aep Tegas Terhadap Perusahaan Penyebab Keracunan Massal Warga Ciampel. Lalu?

Redaksi Taktik

Redaksi Taktik

Next Post
Komisi I dan III DPRD Karawang Minta Bupati Aep Tegas Terhadap Perusahaan Penyebab Keracunan Massal Warga Ciampel. Lalu?

Komisi I dan III DPRD Karawang Minta Bupati Aep Tegas Terhadap Perusahaan Penyebab Keracunan Massal Warga Ciampel. Lalu?

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Oktober 19, 2026
Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026

Recent News

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Oktober 19, 2026
Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026

Follow Us

  • Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami

© 2023 TAKtik

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis

© 2023 TAKtik