• Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami
TAKtik
Advertisement
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
TAKtik
No Result
View All Result
Home Headline

Dua Orang Jamaah Calon Haji Asal Karawang Meninggal Dunia di Tanah Suci Makkah?

Redaksi Taktik by Redaksi Taktik
Juni 14, 2024
in Headline
0
Dua Orang Jamaah Calon Haji Asal Karawang Meninggal Dunia di Tanah Suci Makkah?

KARAWANG, TAKtik – Dua orang jamaah calon haji asal Karawang meninggal dunia di tanah suci Makkah. Yakni, Dadang bin Ilan (70) dari kloter JKS 05 warga Dusun Sukasari RT.01/04, Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel.

Dari kabar yang diterima Kantor Kementerian Agama Karawang, Dadang meninggal pada Kamis, 23 Juni 2024 akibat hernianya kambuh. Sebelumnya, kata Kepala Kantor Kemenag H. Sopian, ada juga kabar duka dari Makkah. Yaitu, jamaah kloterJKS 48, Toni Supriatna bin Rahmat (56).

“Pak Toni meninggal karena serangan jantung. Almarhum menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit King Abdul Azis, Makkah pada hari Rabu, 12 Juni 2024. Alamat almarhum, Kp. Barugbug RT.01/05, Desa Barugbug, Kecamatan Jatisari,” ungkap Sopian, Jum’at pagi (14/6/2024).

Ribuan jamaah calon haji lainnya asal Karawang, jelas Sopian, dalam keadaan sehat wal afiat. Mereka diberangkatkan ke Arafah, Jum’at ini, 14 Juni, untuk melaksanakan wukuf tanggal 15 Juni 2024. Sopian tetap memonitoring semua kegiatan jamaah selama di tanah suci melalui petugas haji, baik sebelum, selama dan setelah menunaikan rukun haji.

Karawang sendiri pada musim haji tahun ini mendapat kuota 2.056 jamaah. Hingga kini berkurang dua karena meninggal dunia sebelum melaksanakan rukun haji. Namun demikian, kedua jamaah tersebut, sebut Sopian, tetap sudah gugur kewajibannya dalam menunaikan rukun Islam ke lima. (tik)

Previous Post

Bola Politik yang Menggelinding ala Jimmy untuk Petahana Aep Syaepuloh?

Next Post

Posisi PAN si Dua Kursi, Memilih Berlabuh di Demokrat-Golkar atau di Koalisi Deklarasi ala Karawang?

Redaksi Taktik

Redaksi Taktik

Next Post
Posisi PAN si Dua Kursi, Memilih Berlabuh di Demokrat-Golkar atau di Koalisi Deklarasi ala Karawang?

Posisi PAN si Dua Kursi, Memilih Berlabuh di Demokrat-Golkar atau di Koalisi Deklarasi ala Karawang?

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026
APBD Perubahan 2026 : Angka Belanja Barang dan Jasa Ditambah Rp 38,7 Milyar. Bagaimana dengan Pendapatan?

APBD Perubahan 2026 : Angka Belanja Barang dan Jasa Ditambah Rp 38,7 Milyar. Bagaimana dengan Pendapatan?

Oktober 1, 2026

Recent News

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026
APBD Perubahan 2026 : Angka Belanja Barang dan Jasa Ditambah Rp 38,7 Milyar. Bagaimana dengan Pendapatan?

APBD Perubahan 2026 : Angka Belanja Barang dan Jasa Ditambah Rp 38,7 Milyar. Bagaimana dengan Pendapatan?

Oktober 1, 2026

Follow Us

  • Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami

© 2023 TAKtik

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis

© 2023 TAKtik