• Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami
TAKtik
Advertisement
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
TAKtik
No Result
View All Result
Home Politik

Rieke “Oneng” Ogah Tanggapi Solusi Banjir Ala KDM dengan Relokasi. Kenapa? Ada Apa?

Redaksi Taktik by Redaksi Taktik
Januari 24, 2026
in Politik
0
Rieke “Oneng” Ogah Tanggapi Solusi Banjir Ala KDM dengan Relokasi. Kenapa? Ada Apa?

KARAWANG, TAKtik – Entah kenapa, anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka enggan mengomentari pernyataan Gubernur Dedi Mulyadi alias KDM bahwa solusi banjir Karangligar adalah dengan merelokasi warganya.

Walau pun Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Citarum sudah mulai bergerak membangun proyek pintu dan pompa air penanggulangan banjir Karangligar tersebut.

Lalu, adakah “sesuatu” di balik solusi versi KDM untuk perkampungan yang aksesnya cukup dekat dengan gerbang tol Karawang Barat maupun stasiun kereta api cepat Whoosh?

Tawaran relokasi sempat pula digulirkan melalui tangan Kades Wadas Jujun kendati tak sedikit di antara warga terdampak banjir Karangligar tidak paham artinya. Dan Rieke alias Oneng pun lebih memilih buru-buru masuk mobilnya saat ditanya TAKtik mengenai solusi versi KDM tersebut.

Padahal, Rieke sempat mengajak warga terdampak banjir Karangligar agar alokasi anggaran pembangunan pintu dan pompa air pengendali banjir di desa ini tidak diefisiensi seperti halnya pembangungan bendungan Cijurai.

“Pak Presiden Prabowo Subianto, temen-temen di Komisi V DPR RI, Pak Purbaya (Menteri Keuangan) agar anggaran untuk bendungan Cibeet, Cijurai yang harusnya multiyears tahun ini (2026) dapat Rp 1 trilyun, Rp 34 milyar terlalu kejauhan,” ungkap Rieke saat mengunjungi korban banjir Karangligar, Sabtu siang (24/1/2026).

Namun Rieke melanjutkan ucapannya bahwa apa yang dikatakannya itu tidak untuk menyerang siapa pun. Dan usai menyampaikan narasi normatifnya di hadapan jurnalis, siang itu, Rieke seolah tak mendengar pertanyaan TAKtik terkait pernyataan KDM mengenai solusi relokasi di tengah pemerintah pusat sedang membangin proyek pengendali banjir Karangligar.

Walau sama-sama dari PDIP, anggota DPRD Jawa Barat Pipik Taufik Ismail sangat menyayangkan Pemerintah Pusat merelaksasi anggaran pembangunan Bendungan Cijurai yang saat ini mandeg. Padahal, menurutnya, bendungan itu sangat dibutuhkan dalam mengatur debit air Sungai Cibeet yang menjadi sumber banjir di antaranya di Karawang dan Bekasi. (tik)

Previous Post

Progres Pembangunan Pintu dan Pompa Air Pengendali Banjir Karangligar Baru 20 Persen. Target Selesai Dipercepat?

Next Post

Jenal Aripin dari DPRD Jabar : Warga Karangligar Direlokasi, Tata Ruangnya Bisa Berubah Jadi Kawasan Elit (?)

Redaksi Taktik

Redaksi Taktik

Next Post
Jenal Aripin dari DPRD Jabar : Warga Karangligar Direlokasi, Tata Ruangnya Bisa Berubah Jadi Kawasan Elit (?)

Jenal Aripin dari DPRD Jabar : Warga Karangligar Direlokasi, Tata Ruangnya Bisa Berubah Jadi Kawasan Elit (?)

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026
APBD Perubahan 2026 : Angka Belanja Barang dan Jasa Ditambah Rp 38,7 Milyar. Bagaimana dengan Pendapatan?

APBD Perubahan 2026 : Angka Belanja Barang dan Jasa Ditambah Rp 38,7 Milyar. Bagaimana dengan Pendapatan?

Oktober 1, 2026

Recent News

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026
APBD Perubahan 2026 : Angka Belanja Barang dan Jasa Ditambah Rp 38,7 Milyar. Bagaimana dengan Pendapatan?

APBD Perubahan 2026 : Angka Belanja Barang dan Jasa Ditambah Rp 38,7 Milyar. Bagaimana dengan Pendapatan?

Oktober 1, 2026

Follow Us

  • Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami

© 2023 TAKtik

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis

© 2023 TAKtik