• Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami
TAKtik
Advertisement
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
TAKtik
No Result
View All Result
Home Politik

Banggar DPRD : Pemkab Karawang Harus Bekerja Cepat dan Tepat Waktu

2nearly4u1970 by 2nearly4u1970
November 27, 2017
in Politik
0
Banggar DPRD : Pemkab Karawang Harus Bekerja Cepat dan Tepat Waktu

KARAWANG, TAKtik – Disahkannya RAPBD 2018 pada rapat paripurna DPRD Karawang, Senin (27/11/2017), diharapkan oleh Badan Anggaran (Banggar), pelaksanaan semua program pembangunan bisa berjalan tepat waktu sebagaimana tahun anggaran berjalan.

“Masih ada tersisa waktu satu bulan dalam mengakhiri tahun anggaran 2017. Artinya, RAPBD kita tahun 2018 diharapkan Desember besok sudah selesai koreksi dari gubernur. Sehingga mulai 1 Januari 2018 pihak eksekutif bisa langsung bergerak mulai merealisasikan amanah Perda APBD ini,” ujar anggota Banggar dari PPP, Dedi Rustandi.

Menjelaskan mengenai sempat terhentinya pembahasan di tingkat Banggar, Dedi kemukakan, berawal dari eksekutif yang saat itu belum merinci solusi untuk menghilangkan angka defisit hingga di atas Rp 400 miliar. Di sisi lain, Dedi akui, ada pendapatan yang berkurang dari pemerintah pusat. “Angka defisit sempat turun di angka Rp 71 miliar. Dan di rapat finalisasi akhir pekan kemarin (24/11/2017) sampai nol rupiah. Alhamdulillah, sekarang ada surplus,” bebernya.

Dedi katakan pula, ketemunya angka defisit nol rupiah karena ada kesepakatan semua SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dengan pengurangan belanja dinas. Termasuk ada beberapa program yang dipangkas. Rumusan yang menjadi saran Banggar, Dedi pertegas, selain pangkas belanja, hal terpenting lainnya adalah dengan mendongkrak PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang dipatok Rp 1,2 triliun.

Sebelumnya sempat dijelaskan Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Teddy Rusfendi Sutisna, bahwa pengurangan pada belanja langsung pada APBD 2018 antara 5 sampai 10 persen dari tahun 2017. Sedangkan belanja tidak langsung, disebutnya, justru naik tanpa menyebutkan angka kenaikannya. “Terpaksa ada yang kita stop di beberapa kegiatan untuk menghilangkan angka defisit,” urainya. (tik)

Previous Post

Dana Hibah untuk DTA pada APBD Karawang 2018 Hilang

Next Post

Karangligar Terancam Tenggelam?

2nearly4u1970

2nearly4u1970

Next Post
Karangligar Terancam Tenggelam?

Karangligar Terancam Tenggelam?

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Oktober 19, 2026
Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026

Recent News

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Oktober 19, 2026
Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026

Follow Us

  • Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami

© 2023 TAKtik

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis

© 2023 TAKtik