• Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami
TAKtik
Advertisement
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
TAKtik
No Result
View All Result
Home Politik

Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Syaikhu : Amdal Proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung Harus Dievaluasi

2nearly4u1970 by 2nearly4u1970
Januari 8, 2020
in Politik
0
Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Syaikhu : Amdal Proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung Harus Dievaluasi

JAKARTA, TAKtik – Anggota DPR RI dari Komisi V Ahmad Syaikhu mempertanyakan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung. Karena banjir yang sempat menggenangi tol Jakarta-Cikampek KM 24, menurutnya, akibat proyek tersebut.

“Ini berarti ada yang tidak beres dengan proses terbitnya amdal. Jika amdalnya benar maka tidak akan terjadi banjir di jalan tol itu. Kami minta pihak-pihak terkait meninjau ulang amdal dimaksud sambil melakukan langkah-langkah antisipasi agar banjir tak terulang,” ujar Syaikhu dalam rilisnya yang diterima TAKtik, Rabu (8/1/2020).

Diingatkannya, amdal dalam proyek kereta api capat tidak secara parsial atau pada wilayah tertentu, namun menyeluruh di semua jalur yang dilalui. Kejadian memilukan bukan saja berdampak banjir terhadap jalan tol, di jalan berbayar ini juga sempat terjadi insiden meledaknya pipa gas Pertamina di Cimahi, Jawa Barat.

“Amdal merupakan syarat penting dalam membangun proyek infrastruktur. Kalau kemudian pemerintah menghapuskan syarat keharusan amdal hanya beralasan memangkas birokrasi dalam mempermudah investasi, justru ini berakibat fatal. Dan peristiwa itu di antara buktinya,” tandas Syaikhu yang anggota Fraksi PKS. (rls/tik)

Previous Post

Dadang Muchtar : Lapang Karangpawitan Jangan Dikomersilkan (Lagi)

Next Post

Bupati Minta Pihak Sekolah Keluarkan Siswanya yang Kerap Tawuran. Agar Ada Efek Jera?

2nearly4u1970

2nearly4u1970

Next Post
Bupati Minta Pihak Sekolah Keluarkan Siswanya yang Kerap Tawuran. Agar Ada Efek Jera?

Bupati Minta Pihak Sekolah Keluarkan Siswanya yang Kerap Tawuran. Agar Ada Efek Jera?

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Oktober 19, 2026
Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026

Recent News

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Catatan Asep Toha : Kemendagri Larang Pemprov Jabar Ngutang? Bagaimana Nasib Defisit Rp 3,4 Triliun?

Oktober 19, 2026
Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Usai Direnovasi, Kantor BPN Karawang Terbakar. Kenapa? Robin : Apakah Peristiwa Ini Bisa Diterima Akal Sehat? Kita Tunggu!

Oktober 15, 2026
Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Pemkab Karawang Punya Beban Hutang ke “Pemborong” Rp 12,9 Milyar dari Proyek Tahun 2025. Mau Dibayar di APBD-P 2026?

Oktober 7, 2026
Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Realisasi APBD 2026 di Triwulan III : Pendapatan Baru Masuk 73,15 Persen, Belanja yang Dikucurkan 58,00 Persen. Lantas?

Oktober 6, 2026

Follow Us

  • Iklan
  • Opini
  • Hubungi kami

© 2023 TAKtik

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Bisnis

© 2023 TAKtik